ok guys mumpung saya dapet bahan satu kata mutiara aliasa kamut. ini ada dateng nya dari seorang teman saya, tapi ingat ya dia bukan setan beneran. tapi setan jadi jadian.. ok guys isi kamut nya gini "
"SETAN"
"setan bukanlah mahluk yg mampu menerangkan( meski ia tercipta dari api) aku bisa membuat terang,mungkin indahnya tak seperti indahnya sesuatu yg tercipta dari cahaya,malaikat
misalnya ibarat kata aku adalah lilin,yg akan terus bercahaya meski itu akan perlahan membunuhku,namun satu hal pasti...kupastikan aku akan "TETAP BERCAHAYA DISAAT CAHAYA YG LAIN MULAI PADAM"
Awan dan langit tiba-tiba menjadi hitam dan kelabu
Aku seperti menapak pada bara api
Bahuku seperti ditikam bebatuan
Tak lagi kutahu kemana harus kembali
Kemudian tiba-tiba kau temukan aku
Kau berdiri di persimpangan itu
Membawa lentera yang begitu benderang
Kau genggam erat jemariku
Menuntun langkahku
Hingga akhirnya kau memperlihatkan
Bahwa langit masih berwarna biru
Dan jalan pulang masih dapat kurengkuh
Di matamu kulihat aku
Ada bayang-bayang di matamu
Kulihat lebih dalam lagi
Kutemukan diriku di sana
Kutemukan tawaku
Kutemukan tangisku
Kau menerjemahkan aku
Kau adalah cermin bagiku
Diri kita adalah pantulan atas diri masing-masing
Kita saling menemukan di jalan ini
Kita saling mengayuh langkah bersama
Memang kita tak perlu persis sama
Kita juga memiliki perbedaan
Akan tetapi perbedaan yang kita miliki
Adalah pelengkap
Bagi kekurangan dan kelebihan kita sendiri
Izinkan aku mengabarkan bahagia
Izinkan aku mengabarkan bahagia
Bukan kepada burung dan dedaunan
Bukan pula kepada angin dan pepohonan
Tetapi kepadamu
Kepadamu yang selalu berdiri tegap di sisiku
Izinkan aku mengabarkan bahagia
Bahagia bahwa kita masih bersama
Masih berjalan bersama hingga saat ini
Masih saling mengingatkan
Dan masih bercanda bersama
Izinkan aku mengabarkan bahagia
Bahwa kita akan tetap seperti ini sampai tua
Yang selalu ada
Adakah yang lebih abadi selain kita?
Kita adalah keabadian jiwa
Kau dan aku
Sahabat terbaik di muka bumi
Kita tak perlu mengukur dalamnya samudra
Kita telah sama-sama tahu kedalaman diri masing-masing
Kita tak perlu mengukur tingginya langit
Kita telah sama-sama saling meninggikan
Kita tak perlu ribut-ribut tentang cinta
Kita adalah sahabat yang saling mencintai
Ada saat dimana kita akan beradu mulut dengan sahabat kita, ada saat nya kita pun akan saling memendam amarah pada sahabat, namun sejauh apapun itu, ia tetap dekat. Semarah apapun dia, ia akan tetap menghapus air mata.
Puisiituterjadi sekarang di badan ini ini terjadi itu bernafas dan itu berjalan dan jika Anda
berbicara dengannya itu berbicara. ada
semua suara berkata (di jendela yang terbuka telanjang lembut dan mulus itu membaca proust jauh sebuah mobil menjungkirbalikkan puisi itu memotong tenggorokan) dan
Semuanya ada di sini dengan segelas air gelombang pasang menggulung draft berasal dari celah ada angin puyuh ada pasir di mana Anda berjalan dengan baik pasir yang jatuh padamu selalu ada oven dimana kayu terbakar dengan baik dan ada adonan meningkat menjadi roti di oven kosong dengan keharuman a leher anak ada roti dan saya potong dalam puisi yang memakannya
denyut jantung flagel dan mimpi
Semua suara mengatakan selalu ada jatuhnya dan ada muka penuh darah ada turbulensi dan Nafas terakhir ada di lantai yang hancur yang reruntuhan dirinya dengan keributan dan ada perusak di sutra dengan secangkir teh di pagi hari dan dari Tempat di jubahnya, burung-burung heron terbang di tempat tidur bahasa pergi memancing di ludah.
Seseorang berkendara sepanjang malam dan kata itu mendorong mobilnya Di tepi dan kepalanya terkunci di atas kemudi
dan puisi itu bertumpu pada lantai kenyataan dan mulai. itu adalah segalanya ada. dan bentuknya terbuka dan itu memungkinkan pergi dan terjadi.
Kata kata mutiaracinta adalah kata-kata yang dirangkai dengan indah berisi tentang percintaan. Menurut anda, apa sebenarnya yang dinamakan cinta itu sehingga terdapat kata kata mutiara cinta. Selain itu, terdapat sebuah lagu yang salah satu syairnya berbunyi “hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga”. Hal ini seakan menggambarkan begitu penting cinta dalam kehidupan seseorang. Lalu bagaimana dengan anda? apakah anda juga menganggap bahwa cinta sangatlah penting dalam kehidupan. Cinta merupakan sebuah perasaan yang dimiliki setiap manusia ciptaan Tuhan. Manusia diberikan cinta untuk saling mengasihi, menyayangi, dan mencintai satu sama lain. Arti dari kata cinta memang sulit untuk diungkapkan lewat kata-kata. Namun, anda dapat menggunakannya lewat kata kata mutiara cinta kepada siapapun.
Kata mutiaracinta ini berisi tentang kalimat yang mengisahkan percintaan. Entah sebagai nasehat bagi orang yang sedang memadu cinta, atau memberikan saran-saran terkait percintaan, dan juga memberikan semangat, dorongan, serta motivasi bagi orang yang saling mencintai. Kata kata mutiara cinta dapat digunakan bagi anda yang hatinya sedang berbunga-bunga karena cinta, sedang kasmaran karena cinta, atau yang sedang berjuang untuk mendapatkan cinta, bahkan bagi anda yang sedang memperjuangkan cinta yang sudah anda bangun. Banyak sekali yang memiliki permasalahan tentang cinta. Urusan yang satu ini memang tidak dapat dipungkiri oleh setiap manusia. Kata kata mutiara cinta dapat anda jadikan penyemangat untuk tetap tersenyum walau sedang disakiti oleh cinta karena didalamnya akan berisi nasehat serta saran untuk masalah percintaan anda.
Dengan membaca kata kata mutiara cinta terbaik, anda akan mendapatkan banyak pelajaran yang bisa anda petik tentang percintaan. Kata mutiaracinta akan membuat anda bersyukur atas cinta yang diberikan Tuhan kepada anda. Kata-katanya yang bijak dapat mengajarkan anda merelakan cinta yang bukan untuk anda. Anda akan diajarkan untuk semakin kuat berjuang dengancinta anda. Serta akan membuat anda semakin memahami arti dari sebuah cinta. Dengan demikian, anda dapat menjadikannya sebuah inspirasi untuk berpikir lebih logis tentang cinta.
Kumpulan Kata Mutiara Cinta
Akan ku pinjamkan bahuku untuk mu menangis ,dan akan ku peluk dirimu dengan sgala rasa sayang ku padamu.
Baru sebentar saja kau bergegas meninggalkanku Rasa rindu padamu kini bersarang di benakku.
Berhentilah merendahkan diri. Orang lain akan menilai Anda sama dengan yang Anda nilai sendiri.
Berpikir tak ada kata “kebetulan”. Jika atasan/rekan memuji hasil kerja Anda, berpikirlah bahwa Anda memang layak menerimanya.
Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihanku, tapi jatuh cinta denganmu itu di luar kemampuanku.
Biar seburuk apa pun kmu nyakitin aku, berkat kmu lah aku belajar untuk merelakan hal yg tak bisa kita paksakan
Biarkan aku yang mengalah, bahagia lah kamu bersamanya!
Cemburu itu bagian dari mencintai, dan menyakiti itu bagian dari pengkhianat cinta
Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu.
Cinta itu seperti api. Kita tidak tahu apakah dia akan menghangatkan atau malah akan membakar
Cinta itu seperti bunga mawar. indah dan harum. tapi berhati-hati lah, karena ada duri yang siap melukaimu.
Cinta itu terkadang memang harus menyakitkan, Agar kita bisa lebih menghargainya
Cinta yang berawal dari mata, akan berakhir menjadi air mata. Cinta yang berawal dari hati, tidak akan pernah berakhir
Dalam setiap kisah sukses, Anda akan menemukan seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani.
Datang dan pergi seperti angin tak beraturan dan arah merasakan cinta dalam kehidupan kadang ku bahagia kadang ku bersedih
Entah sudah berapa kali aku memohon kepada Tuhan agar aku di berikan kekuatan untuk menjalani semua ini…
Hanya aku dan tuhan yang mengetahui tentang perasaan ku sebenarnya.
Ini lah aku, inilah cintaku, ini lah kekuranggan ku, dan inilah aku yg slalu berusaha menjadi yg terbaik untuk dirimu
Jangan terlalu lama menunda sesuatu, menunda hanya akan menghambat dan malahan tidak akan menjalankan sesuatu.
Kadang hal terberat dalam cinta adalah memilih, yaitu memilih untuk menunggu atau melupakan.
Karna aku akan bahagia bila melihat kau bahagia, walah bukan dengan diriku :’)
Karna aku akan bahagia bila melihat kau bahagia, walau bukan dengan diriku :’)
Kesalahan adalah kata yg paling di benci orang,tapi orang akan lebih baik jika dia sudah melakukan kesalahan.
Kesalahan terbesar adalah tidak pernah membuat keputusan. Setiap perawan tua sepakat dengan saya.
Masih mengharapkan dan mencintainya walaupun semua sudah tak berarti lagi
Masih mengharapkan dan mencintainya walaupun semua sudah tak berarti lagi
Percayalah padaku cinta ini takkan pernah mati karena hanya padamu tlah aku temukan cinta yg tulus
Tuhan kalau memang dia untuk ku dekat kan lah dan jika dia bukan jodoh ku tolong di jodoh kan, hhe
Walaupun hari ini kau mengukir luka di hatiku aku akan tetap mencintai mu seperti aku mencintai mu kemarin.
Yang kuharap malam ini hanya tenangmu. Yang kuinginkan saat ini hanya damaimu. Yang kupinta detik ini hanya bahagiamu.
ASPALBaru saja tongkang untuk Haarlem melewati jalan. Di sepanjang trotoar menarik kuda-kuda kurus dengan anak laki-laki itu dan masuk tengah jalan grand kakek saya Ayah membelah air. Jangan tinggalkan aku Di belakang sini aku menangis melalui jendela Dari tempat saya melihat mereka lewat, saya tidak bisa hanya tinggal Di sini sendiri, tapi terbawa bersama mereka belok kiri ke taman. Aspal tutup, dari kedalaman yang sudah jelas terlihat streaming, refleksi dan Tergesa-gesa, tidak ada ikan yang melompat. Mari berharap Saya pikir dengan air pasang masih cair mereka akan sampai ke tempat mereka akan diikat malam ini Semuanya terbentang karena selalu terbaring. Anda tiba, cukup terlambat, parkir sembarangan seperti biasa, ambil kasusmu dari mobil dan berdiri di sana di aspal padat menatap lurus ke arahku.
Eva Gerlach From: Situaties Publisher: De Arbeiderspers
Ini adalah hal-hal yang hanya di-antara, un- perusahaan, yang menyerang Anda seperti tembakan bulu-bulu. Bentuk angin di pepohonan jadi adalah hal yang adil di-antara, bentuk apa saja, (dia di metro, istrinya yang sedang hamil membungkuk ke belakang melawan perutnya - dia menempatkan nya Tangan di lehernya, diangkat darinya rambut untai dan kemudian rasanya, Mengendusnya, cinta menyinari dia Jadi di mata dia meremasnya sampai tertutup. Ah! Dengan lembut ia mengecoh putaran kekosongan itu dengan lembut;
SOLVE ET COAGULABila Anda memiliki ingatan hidung itu yang tidak mau berhenti, Anda duduk kepala di atas baskom 'Akankah saya berdarah kosong sekarang?' Dan saya melihat Anda di sana, Seolah-olah aku tidak akan pernah lagi mau berani menyentuhmu lagi, seolah-olah kamu akan dis- selesaikan hal itu dan jadilah kenyataan seperti Emas di aqua regia telah saya tapi membelai Anda sedikit pun;
Jadi Seekor anjing dengan mata besi memegang tanganku diambil di mulutnya Aku ingin Bukannya ini terjadi tapi takut air mata jika aku menolak Dengarkan Anjing, kataku, biarkan aku pergi dan aku akan memberimu apa yang kamu inginkan Tapi yang dia inginkan sendirian bahwa saya tidak melangkah lebih jauh dan dengan tangan saya yang lain membelai dia Jadi Hari dan malam matanya melihat yang mana dari kita tampak lebih kuat.
Penghargaan: Penghargaan Perdamaian Lenin, State Literary Award for Best Poetry
Translate bahasa indonesia:
Malam musim semi Sebuah ruangan besar di sebuah rumah tua. Seorang wanita dengan usia tertentu, berpakaian hitam, berbicara dengan seorang pemuda. Mereka belum menyalakan lampu. Melalui keduanya jendela cahaya bulan bersinar tanpa henti. Aku lupa menyebutkan bahwa si Wanita masuk Hitam telah menerbitkan dua atau tiga puisi menarik dengan cita rasa religius. Jadi, Woman in Black berbicara kepada Young Man: Biarkan aku ikut denganmu Apa bulan ada malam ini? Bulan itu baik - tidak akan terlihat rambutku menjadi putih. Bulan akan mengubah rambutku menjadi emas lagi. Anda tidak akan mengerti. Biarkan aku ikut denganmu Saat ada bulan bayang-bayang di rumah tumbuh lebih besar, Tangan tak terlihat menarik tirai, Sebuah jari hantu menulis kata-kata yang terlupakan di dalam debu di piano - saya tidak ingin mendengarnya Diam. Biarkan aku ikut denganmu sedikit lebih jauh ke bawah, sejauh tembok bata, ke titik di mana jalan berubah dan kota muncul konkret dan lapang, bercat putih dengan sinar bulan, begitu acuh tak acuh dan tidak substansial begitu positif, seperti metafisika, yang akhirnya Anda bisa percaya Anda ada dan tidak ada, bahwa Anda tidak pernah ada, waktu itu dengan kehancurannya tidak pernah ada. Biarkan aku ikut denganmu.. Kita akan duduk sebentar di dinding rendah, naik ke atas bukit, dan saat angin sepoi bertiup di sekitar kita Mungkin kita bahkan akan membayangkan bahwa kita terbang, Karena, sering, dan sekarang terutama, saya mendengar suara gaun saya sendiri seperti suara dua sayap kuat yang membuka dan menutup, Anda merasakan jaring ketat tenggorokan, tulang rusuk, daging, dan saat Anda melampirkan diri Anda dalam suara penerbangan itu Anda merasakan jaring ketat tenggorokan Anda, burung Anda, daging Anda, dan dengan demikian terbatas di tengah otot udara biru, di tengah saraf yang kuat dari langit, Tidak ada bedanya apakah Anda pergi atau kembali Tidak ada bedanya apakah Anda pergi atau kembali dan tidak ada bedanya rambutku berubah menjadi putih (itu bukan kesedihan saya - kesedihan saya adalah bahwa hatiku juga tidak menjadi putih). Biarkan aku ikut denganmu Saya tahu bahwa masing-masing dari kita bepergian untuk mencintai sendiri, sendirian untuk beriman dan mati. Saya tahu itu. Saya sudah mencobanya Itu tidak membantu. Biarkan aku ikut denganmu Rumah ini berhantu, itu memangsa saya - Yang saya maksud adalah, ia telah berusia banyak, kuku bekerja longgar, potret drop seakan terjerumus ke dalam kehampaan, plester jatuh tanpa suara Saat topi orang mati itu jatuh dari pasak di lorong yang gelap Seperti sarung tangan wol yang dikenakan jatuh dari posisi diam atau saat moonbeam jatuh di kursi tua yang dipusingkan itu.
Begitu juga baru - bukan foto yang Anda mulai begitu meragukan - Maksud saya kursi berlengan, sangat nyaman, Anda bisa duduk di dalamnya berjam-jam dengan matamu tertutup dan mimpi apa pun yang ada di kepalamu - Pantai berpasir, halus, basah, bersinar di bawah sinar bulan, bersinar lebih dari sepatu kulit paten tua saya yang saya kirim setiap bulan ke toko sepatu di pojok, atau layar kapal nelayan yang tenggelam ke dasar yang diguncang oleh pernapasannya sendiri, berlayar tiga terpojok seperti saputangan dilipat miring setengahnya saja seolah-olah tidak ada yang bisa ditutup atau dipegang dengan cepat tidak ada alasan untuk membuka kesempatan untuk berpamitan. Saya selalu memiliki hasrat untuk saputangan, tidak untuk menjaga sesuatu yang terikat di dalamnya, Tidak ada bibit bunga atau camomile yang berkumpul di ladang saat matahari terbenam, atau untuk mengikat mereka dengan empat knot seperti topi yang dipakai pekerja di lokasi konstruksi di seberang jalan, atau untuk mengoleskan mataku - aku menyimpan penglihatanku dengan baik; Saya tidak pernah memakai kacamata. Keistimewaan yang tidak berbahaya, saputangan. Sekarang saya lipat mereka di tempat, di kedelapan, di enam belas untuk menjaga jari-jari saya sibuk Dan sekarang aku ingat bahwa inilah cara saya menghitung musik saat pergi ke Odeion dengan pinafore biru dan kerah putih, dengan dua buah bra berambut pirang - 8,16,32,64 - bergandengan tangan dengan seorang teman kecilku, peachy, semua cahaya dan bunga yang dipetik, (maafkan saya penyesalan semacam itu - kebiasaan buruk) - 32, 64 - dan keluarga saya beristirahat Harapan besar pada bakat musik saya. Tapi saya bercerita tentang kursi berlengan - memusnahkan - mata air berkarat menunjukkan, isian - Aku berpikir untuk mengirimnya di sebelah toko furnitur, tapi di mana waktu dan uang dan kemauannya - apa yang harus diperbaiki dulu? Saya berpikir untuk melempar lembaran di atasnya - saya takut dari selembar kertas putih di bawah sinar bulan yang begitu banyak. Orang-orang duduk di sini yang memimpikan mimpi-mimpi besar, seperti yang Anda lakukan dan saya juga. dan sekarang mereka beristirahat di bawah bumi tanpa terganggu oleh hujan atau bulan. Biarkan aku ikut denganmu
Kami akan berhenti sebentar di puncak tangga marmer St. Nicholas, dan setelah itu Anda akan turun dan saya akan kembali, Karena di sebelah kiriku ada kehangatan dari sentuhan jaketmu yang biasa dan beberapa kotak cahaya juga dari jendela lingkungan kecil dan kabut putih murni dari bulan ini, seperti arak-arakan angsa perak yang hebat - dan saya tidak takut akan manifestasi ini, karena di lain waktu Pada banyak malam musim semi saya berbicara dengan Tuhan yang menampakkan diri kepada saya berpakaian kabut dan kemuliaan seperti sinar bulan - dan banyak pria muda, lebih tampan darimu, aku berkorban padanya - Aku membubarkan diri, begitu putih, begitu tak terhampiri, di tengah nyala putihku, dengan putihnya cahaya bulan, dibakar oleh mata kocak pria dan pengangkatan tentatif para pemuda, terkepung oleh tubuh perunggu yang indah, anggota badan yang kuat berolahraga di kolam renang, dengan dayung, di lintasan, di sepak bola (saya pura-pura tidak melihatnya), dahi, bibir dan tenggorokan, lutut, jari dan mata, dada dan lengan dan benda-benda (dan benar-benar saya tidak melihatnya) - Anda tahu, kadang-kadang, ketika Anda terpesona, Anda lupa apa yang memikat Anda, entrancement saja sudah cukup - Ya Tuhan, sorot mata bintang apa, dan aku diangkat ke sebuah pendewaan dari bintang-bintang yang disegerakan karena, mengepung demikian dari luar dan dari dalam, Tidak ada jalan lain yang tersisa kecuali jalan setapak atau jalan turun. - Tidak, itu tidak cukup. Biarkan aku ikut denganmu Aku tahu ini sangat terlambat. Biarkan aku, karena selama bertahun-tahun - hari, malam, dan siang yang merah - aku sudah tinggal sendiri, pantang menyerah, sendirian dan tak bernoda, Bahkan di tempat tidur nikah saya tak bernoda dan sendirian, menulis ayat-ayat yang mulia untuk bertumpu pada lutut Tuhan, Ayat yang, saya jamin, akan bertahan seolah dipahat dalam marmer tanpa cela di luar hidupku dan hidupmu, jauh di luar. Ini tidak cukup. Biarkan aku ikut denganmu Rumah ini tidak tahan lagi. Aku tidak tahan menanggungnya di punggungku. Anda harus selalu berhati-hati, hati-hati, untuk mengangkat dinding dengan prasmanan besar untuk mengangkat meja dengan kursi untuk mengangkat kursi dengan tanganmu untuk menempatkan bahu Anda di bawah balok gantung. Dan piano itu, seperti peti mati hitam tertutup. Anda tidak berani membukanya. Anda harus berhati-hati, berhati-hatilah, jangan sampai mereka jatuh, jangan sampai Anda jatuh. Aku tidak bisa menahannya. Biarkan aku ikut denganmu
Rumah ini, meski sudah mati, tidak berniat mati. Ini berkeras hidup dengan kematiannya hidup dari kematiannya hidup dari kepastian kematiannya dan masih menjaga rumah untuk orang mati, tempat tidur dan rak yang membusuk. Biarkan aku ikut denganmu Di sini, betapapun pelan aku berjalan melewati kabut malam, apakah di sandal atau bertelanjang kaki, akan ada beberapa suara: sebuah panel retak kaca atau cermin, Beberapa langkah terdengar - bukan milikku sendiri. Di luar, di jalan, mungkin langkah-langkah ini tidak terdengar - pertobatan, kata mereka, memakai sepatu kayu - dan jika Anda melihat cermin ini atau cermin lainnya, Di balik debu dan celah-celah, Anda melihat - gelap dan lebih terfragmentasi - wajah Anda, Wajahmu, yang sepanjang hidupmu yang kamu cari hanya untuk tetap bersih dan utuh. Bibir kaca berkilau di bawah sinar rembulan seperti pisau cukur bulat - bagaimana saya bisa mengangkatnya ke bibir saya? betapapun aku haus - bagaimana saya bisa mengangkatnya - apakah kamu melihat? Saya sudah dalam mood untuk similes - ini setidaknya adalah meninggalkan saya, meyakinkan saya bahwa akal saya tidak gagal. Biarkan aku ikut denganmu Kadang, saat malam turun, aku punya perasaan bahwa di luar jendela penjaga beruang itu pergi dengan membawa bejana beratnya yang berat, bulunya penuh dengan luka bakar dan duri, Mengaduk debu di jalan sekitar awan debu yang sepi yang menebarkan senja, dan anak-anak sudah pulang untuk makan malam dan tidak diizinkan keluar rumah lagi, Meskipun di balik dinding mereka mengilhami kelahiran beruang tua itu - dan beruang lelah melewati kebijaksanaan kesendiriannya, tidak tahu mengapa dan mengapa - dia tumbuh berat, tidak bisa lagi menari di kaki belakangnya, tidak bisa mengenakan topi renda untuk menghibur anak-anak, pemalas, orang-orang yang sangat penting, dan yang dia inginkan hanyalah berbaring di tanah membiarkan mereka menginjak perutnya, bermain dengan demikian permainan terakhirnya, menunjukkan kekuatan mengerikannya untuk mengundurkan diri, Ketidakpeduliannya terhadap minat orang lain, pada cincin di bibirnya, paksaan giginya, Ketidakpeduliannya terhadap minat yang lain, pada cincin di bibirnya, dorongan giginya, Ketidakpeduliannya terhadap rasa sakit dan kehidupan dengan keterlibatan pasti kematian - bahkan kematian yang lambat - Ketidakpedulian terakhirnya terhadap kematian dengan kontinuitas dan pengetahuan tentang kehidupan yang melampaui perbudakannya dengan pengetahuan dan tindakan.
Tapi siapa yang bisa memainkan game ini sampai akhir? Dan beruang bangkit lagi dan terus bergerak taat pada tali pengikat, cincin, giginya, tersenyum dengan bibir robek di balik uang yang diberikan anak-anak yang cantik dan tidak curiga (cantik justru karena tidak curiga) dan mengucapkan terima kasih Karena beruang yang sudah tua Bisa hanya mengatakan satu hal: terima kasih; Terima kasih. Biarkan aku ikut denganmu Rumah ini menahan saya. Dapur terutama seperti kedalaman laut. Kopi gantung menggantung seperti putaran, mata besar ikan tak mungkin, piring berlendir perlahan seperti medusas, rumput laut dan kerang menangkap rambutku - nanti aku tidak bisa menarik mereka lepas - Aku tidak bisa kembali ke permukaan - nampan itu jatuh tanpa suara dari tanganku - aku tenggelam ke bawah dan saya melihat gelembung-gelembung dari napas saya naik, naik dan saya mencoba mengalihkan perhatian saya untuk mengawasi mereka dan saya bertanya-tanya apa yang akan dikatakan seseorang yang kebetulan berada di atas dan melihat gelembung-gelembung ini, Mungkin seseorang sedang tenggelam atau penyelam menjelajahi kedalamannya? Dan sebenarnya lebih dari beberapa kali saya temukan di sana, di kedalaman tenggelam, karang dan mutiara dan harta karun kapal karam, pertemuan tak terduga, masa lalu, sekarang, dan belum datang, sebuah konfirmasi hampir kekekalan, Jeda tertentu, senyuman tertentu tentang keabadian, seperti yang mereka katakan, sebuah kebahagiaan, keracunan, inspirasi bahkan, karang dan mutiara dan safir; hanya saya yang tidak tahu bagaimana memberi mereka - tidak, saya memberi mereka; hanya saja saya tidak tahu apakah mereka bisa membawa mereka - tapi tetap saja, saya memberi mereka. Biarkan aku ikut denganmu Suatu saat saat aku mendapatkan jaketku. Caranya, cuaca ini sangat berubah, saya harus berhati-hati. Ini lembab di malam hari, dan bukan bulan Menurut Anda, jujur, seolah-olah itu mengintensifkan kedinginan? Biarkan kancing kemejamu - seberapa kuat dadamu - Seberapa kuat bulan - kursi berlengan, maksud saya - dan setiap kali saya mengangkat cangkir dari meja lubang keheningan dibiarkan di bawahnya. Aku meletakkan telapak tanganku sekaligus agar tidak melihat melalui itu - saya meletakkan cangkir itu kembali pada tempatnya; dan bulan adalah lubang di tengkorak dunia - jangan melihatnya, Ini adalah kekuatan magnet yang menarik Anda - jangan melihat, jangan ada yang melihat Anda, dengarkan apa yang saya katakan - Anda akan jatuh. Rasa pusing ini, indah, halus - Anda akan jatuh - sumur marmer bulan, bayangan bergerak dan sayap bisu, suara misterius - tidakkah kamu mendengarnya? Jauh di dalam jurang, dalam, dalam pendakian, patung yang lapang itu terjulur di sayap terbuka, dalam, dalam kebahagiaan yang tak tergoyahkan dari kesunyian - gemetaran lampu di seberang pantai, sehingga Anda bergoyang dalam gelombang Anda sendiri, pernapasan laut. Indah, halus Kelesuan ini - hati-hati, kamu akan jatuh. Jangan lihat aku, Bagi saya tempat saya ini goyah - vertigo yang indah ini. Jadi setiap malam Saya memiliki sedikit sakit kepala, beberapa mantra pusing. Seringkali saya menyelinap ke apotek di seberang jalan untuk beberapa aspirin, Tapi terkadang aku terlalu lelah dan aku tinggal di sini dengan kepalaku dan mendengarkan suara berongga yang dibuat pipa di dinding, atau minum kopi, dan, absen seperti biasanya, Aku lupa dan membuat dua - siapa yang akan minum yang lain? Benar-benar lucu, saya tinggalkan di ambang jendela untuk mendinginkan atau kadang-kadang meminumnya berdua, melihat ke luar jendela ke arah dunia farmasi hijau yang terang Itu seperti lampu hijau dari kereta diam yang datang untuk menjemputku dengan saputangan saya, sepatu lari saya, tas hitam saya, ayat-ayat saya, tapi tidak ada koper - apa yang akan dilakukan seseorang dengan mereka? Biarkan aku ikut denganmu Oh, kau pergi? Selamat malam. Tidak, saya tidak akan datang. Selamat malam. Aku akan pergi sendiri sedikit. Terima kasih. Sebab, pada akhirnya, saya harus keluar dari rumah yang rusak ini Aku harus melihat sedikit kota - tidak, bukan bulan - kota dengan tangan kapalan, kota pekerjaan sehari-hari, kota yang bersumpah demi roti dan tinjunya, kota yang menanggung kita semua di punggungnya dengan kepicikan, dosa, dan kebencian kita, ambisi kita, ketidaktahuan kita dan kepikunan kita. Saya perlu mendengar langkah besar kota, dan tidak lagi mendengar langkah kaki Anda atau milik Tuhan, atau milikku sendiri. Selamat malam. Ruangan menjadi gelap. Sepertinya awan mungkin menutupi bulan. Semua di Sekali, seolah-olah seseorang telah menemukan radio di bar terdekat, musikal yang sangat akrab Frasa bisa didengar. Kemudian saya menyadari bahwa "The Moonlight Sonata", hanya yang pertama gerakan, telah bermain sangat lembut melalui seluruh adegan ini. Anak Muda akan melakukannya Turun ke bukit sekarang dengan senyuman ironis dan mungkin simpatik pada tubuhnya yang halus bibir yang dipahat dan dengan perasaan lepas. Tepat saat ia sampai di St. Nicolas, sebelum dia Turun tangga marmer, dia akan tertawa - tawa yang keras dan tak terkendali. Tawanya tidak akan terdengar sama sekali di bawah bulan. Mungkin satu-satunya hal yang tidak pantas akan terjadi jadilah tidak ada yang tidak pantas. Segera si Muda akan terdiam, menjadi serius, dan katakan: "Kemunduran sebuah era." Jadi, tenang sekali lagi, dia akan membuka kancing bajunya lagi dan pergi dalam perjalanan. Sedangkan untuk wanita berkulit hitam, saya tidak tahu apakah akhirnya dia Apakah keluar dari rumah. Bulan bersinar lagi. Dan di sudut ruangan itu bayangan aku
Ntensify dengan penyesalan yang tak tertahankan, hampir marah, tidak begitu banyak untuk kehidupan, adapun pengakuan yang tidak berguna Dapatkah kamu mendengar? Radio menyala:
Pilih mana jatuh cinta atau di Cintai? Pertanyaan tersebut acap kali kita dengar di kehidupan sehari - hari. Sebagian besar memilih dicintai daripada mencintai karena bagi mereka mencintai seringkali membuat hati terluka. Namun demikian, ada juga yang kemudian berpendapat mencintai lebih penting daripada dicintai. Apapun pendapat anda, yang jelas kesempurnaan hidup adalah ketika kita bisa mencintai seseorang dengan tulus serta dicintai oleh orang yang kita cinta dengan tulus juga. "puisi romantis" Nah, bagi mereka yang baru jadian. Tentu dicintai dan mencintai sudah menjadi satu paket. Setelah mengalami fase "nembak" yang bagi sebagian orang penuh tantangan, deg-degan, malu dsb, akhirnya cinta kita diterima dan hari - hari kedepan status anda bukan jomblo lagi. Nah, buat kamu yang sekarang baru jadian, di bawah ini admin berikan contoh puisi romantis pendek cocok untuk sms pacar kamu. Bisa jadi pacar kamu akan semakin cinta kepada kamu. Check puisinya di bawah ini :
puisi romantis vs puisi cinta
***puisi romantis Pelan - pelan hatiku berpenyakit Karena mencintaimu sungguh penuh virus Namun, aku bersyukur Saat bertemu denganmu Penyakitku sembuh Karena penyakitku adalah kerinduan kepadamu Cintaku tak semanis madu Cintaku pun tak sepahit empedu Mungkin cintaku tak seindah janji syurga Pun tak seburuk keburukan neraka Namun aku berjanji Cintaku menuntunku Untuk berkorban demi kebahagiaanmu
***puisi romantis Cintaku tak sesuci Ali kepada Fatimah Pun tak semegah Muhammad kepada Khadijah Tak seagung Tuhan kepada hambanya Namun cintaku, Cukup menjadikanku bersyukur Memiliki cinta seperti cintamu kepadaku
***puisi romantis Jauh memandang pandangan takdir Ketika gores namamu terukir di hatiku Lalu takdir itu mempersatukan dua nama Mengalunginya dengan ikatan rindu Untukmu sang pujaan hati Tetaplah setia pada hati ini, Karena cintamu adalah cintaku yang selalu ku nanti
***puisi romantis Jangan jauh dariku Karena rindu itu datang melahapku Jangan pergi dariku Karena perpisahan adalah lubang kehancuranku Tetaplah dalam dekap kebersamaan Saat senyummu adalah kebahagiaanku Tetaplah peluk hatiku karena kehangatan cintamu Adalah maujud syurga di jiwaku
***puisi romantis Tak mungkin bersama selamanya Karena kematian setiap waktu mengintai dengan matanya Namun selama nafas masih bisa kuhembuskan Selama itu pula cintaku berhembus Dari segala waktu yang dapat kujanjikan JIka cintaku tak cukup membahagiakanmu Cukuplah kau tinggalkan aku Jika cintaku tak cukup membimbingmu
***puisi romantis Carilah peneduh yang lebih baik dariku Namun jika aku boleh berharap Tetaplah bersamaku Dalam kurangku ingin berusaha membahagiakanmu Dalam lemahku, kuingan membimbingmu
***puisi romantis Lambang cinta menggantung di istina cinta Kubangun dengan emas ketulusan Kulapisi berlian kerinduan Lalu kuhias dengan permadani kerinduan Semuanya untukmu Permaisuri kerajaan hatiku Terima kasih karena telah percaya Bahwa di dalam diri yang hina ini Ada cinta yang letih menanti Untuk kau terima sebagai dambaan hati Tersenyumlah wahai putri
I sink in the hole remorse regrets the increasingly petrified up , handcuff this step aversive tuk look ahead Your love has become the pulse of this that every breath is always there mu shadow yes… sometimes I think with this eye about all this but , your shadow keeps winning yes.. there is one more way that has not been disclosed The brain never expel the trace mu but , same result all because , shadow mu hinder it yes… I admit that your eternal shadow In this breath